Showing posts with label Kongres. Show all posts
Showing posts with label Kongres. Show all posts

Penghargaan

Thursday, September 17, 2009



Anggota Kongres Tennessee Ed Jones menceritakan tentang wanita dari kota yang tidak menghargai waktu yang dia lewatkan untuk komite pertanian. "Peduli apa kita dengan pertanian?" wanita ini meradang. "Kita mendapat bahan makanan kita dari toko swalayan!"

Komentar seperti itu tidak akan masuk akal bagi orang yang mengatakannya kalau dia tidak begitu dipengaruhi oleh keresahannya sendiri. Tetapi sekali lagi, kita semua melihat masalah kita sebagai hal yang lebih penting daripada masalah orang lain.

Kita tergantung pada orang lain. Pikirkanlah telur yang Anda nikmati untuk sarapan. Sebuah toko menjualnya, sebuah truk mengantarkannya, seorang petani mengepaknya, dan seekor ayam mengeluarkannya. Sepanjang prosesnya banyak banyak orang yang terlibat. Gandum yang diberikan kepada ayam sebagai makanannya ditanam oleh petani lain yang membeli alat-alat pertanian dari pabrik yang mempekerjakan berpuluh-puluh karyawan. Truk yang mengantarkan telur diberi bahan bakar bensin yang diolah dan dikirimkan oleh pekerja lainnya lagi. Pekerjaan melacak pohon ketergantungan ini bisa tidak ada habis-habisnya, tetapi saya pikir Anda sudah mendapatkan gagasannya.

Kita berutang budi kepada banyak orang. Orangtua kita, guru kita, kawan-kawan kita, teman hidup kita--dan daftar ini masih bisa diteruskan. Tidak ada seorang pun dari kita yang hidup sendirian dan terpisah. Sementara keajaiban zaman kita berlipat ganda, pengaruh setiap orang meluas, tetapi demikian pula ketergantungannya. Pikirkan saja bahan makanan Anda.

PENGHARGAAN TERHADAP APA YANG KITA MILIKI PALING TIDAK MERUPAKAN SEPARUH CARA HIDUP YANG SESUNGGUHNYA.

Baca selengkapnya.....

Menerima Kegagalan: Abraham Lincoln Free Inspiration

Monday, September 14, 2009



Pada tahun 1831, seorang warga Amerika masuk dalam dunia bisnis. Tahun 1832, bisnisnya gagal, sehingga dia masuk ke dunia politik. Di dunia politik, ia tak juga mendapatkan keberhasilan. Pada tahun 1834, ia kembali lagi ke dunia bisnis dan gagal lagi.

Tahun 1841, dia terkena penyakit syaraf. Begitu sembuh dia masuk lagi ke dunia politik, dengan harapan partainya akan memilihnya sebagai calon anggota kongres. Namun harapannya sirna, ketika namanya tidak muncul dalam daftar para calon. Kesempatan pertama masuk senat adalah tahun 1844, tetapi dia kalah dalam pemilihan. Tahun 1858 sekali lagi dia ikut dalampemilihan kongres, dan kali ini juga gagal.

Nama orang yang berulang-ulang gagal ini adalah Abraham Lincoln (1809-1865). Betapa bear pengabdiannya kepada negara, sehingga sekarang ia dikenal sebagai arsitek Amerika modern.

Bagaimanakah Abraham Lincoln merencanakan untuk mendapatkan reputasi besar, dalam politik Amerika dan sejarah nasional? Bagaimanakah cara dia meraih posisi tinggi itu? Menurut Dr. Norman Vincent Peale, rahasia dibalik keberhasilan Abraham Lincoln adalah "dia tahu bagaimana menerima kegagalan".

Rahasia besar kehidupan adalah realistis. Tidak ada bentuk sikap realistis yang lebih besar daripada menerima kekalahan. Yaitu mengakui kenyataan bahwa ada orang yang di depan mereka, dan ada pula yang dibelakang. Dengan lain kata, mengetahui di posisi manakah kita hidup sekarang ini. Ketika orang menerima kegagalan, dia segera berada di posisi star kehidupan yang baru. Seperti halnya suatu perjalanan, ia hanya bisa dimulai dari posisi dimana orang itu berada sekarang ini. Bukan dari titik yang belum di capai.

Baca selengkapnya.....

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP