Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Penerbitan Laporan Berkala: Free Inspiration Bisnis Rumahtangga

Friday, September 18, 2009



APA YANG ANDA LAKUKAN
Terbitkan satu atau beberapa laporang berkala, secara tetap atau tidak tetap, untuk melayani kalangan tertentu.Kelompok ini dapat meliputi berbagai bidang dari semut sampai ilmu hewan, dan setiap orang di antara kelompok. Jadi, penulis telah menerbitkan laporang berkala selama lebih 25 tahun. Selama kurun waktu ini laporan berkala bulanan ini telah menghasilkan jutaan.

Hal ini merupakan laporan berkala khusus, dan sudah merupakan tradisi bahwa hampir semua laporan berkala menyajikan bidang-bidang khusus. Misalnya, hanya satu laporan berkala yang memenangkan hadiah tahunan dari seluruh yang terbaik. Pokok bahasannya? Kapal dan kapal rusak! Inilah contoh ideal dari suatu bidang khusus.

Contoh lain yang termasuk baik adalah E. Jane Mall, penulis How to Become Wealthy Publishing a Newsletter. Dia berhasil menerbitkan laporan berkala tentang sekretaris gereja! Maka jika Anda mempunyai perhatian khusus atau dapat menemukan seseorang yang membutuhkan laporan berkala, terjunlah ke usaha ini sekarang!

BAGAIMANA MENDAPATKAN PELANGGAN
Laporan berkala terutama dipromosikan melalui pengiriman langsung. Sementara ada beberapa laporan berkala yang dipromosikan melalui iklan baris, seperti Vacation Hideaways. Sebagian laporang berkala dipromosikan melalui pos. Untuk melakukan ini, Anda dapat menyewa daftar alamat khusus, memakai daftar alamat yang Anda miliki untuk bisnis lain, atau gunakan daftar peserta seminar. Kirimkan iklan prospek berlangganan laporan berkala Anda.

MODAL YANG DIBUTUHKAN
Membutuhkan $750 untuk memulai laporan berkala karena Anda harus menyiapkan terbitan pertama dan menawarkan melalui pos ke langganan. Tetapi saat uang muka mulai bergulir, Anda dapat menggunaknnya untuk membiayai penerbitan dan pengiriman yang akan datang. Sehingga usaha ini dapat membiayai diri sendiri.

Semua ini dapat dikerjakan dari satu ruang kecil, atau dari ruang besar. Sehingga tidak ada ongkos tambahan dalam usaha ini bila menjalankannya dari rumah.

POTENSI PENDAPATAN
Berpenghasilan sebesar $25.000-$300.000 setahun per laporan berkala dengan hanya sejumlah iklan. Sambil mendirikan sebuah laporan berkala Anda dapat memikirkan memulai usaha lain.

Apabila hal ini terlaksana, pendapatan Anda akan meningkat karena hanya membutuhkan sedikit biaya ekstra untuk mendirikan laporan berkala kedua, ketiga dan keempat.

WAKTU PENDAPATAN PERTAMA
Mendapatkan uang dalam waktu dua minggu setelah Anda mulai mengirimkan permohonan langganan. Sebagian uang ini dapat digunakan untuk melakukan pengiriman lebih banyak. Bahkan Anda dapat menunda terbitan pertama sampai mendapat langganan cukup banyak, biasanya 100, agar usaha berhasil.

SARANA YANG DIBUTUHKAN
Meja, telepon, mesin ketik, personal computer (dapat dibeli bila cash flow Anda kuat).

Baca selengkapnya.....

Free Inspiration Article Dr. Alice Blair: Ketangguhan

Thursday, September 17, 2009



Ingin mengurangi kenakalan? Kalau begitu, ajarkan kepada mereka cara membaca.

Dr. Alice Blair, kepala Distrik 13 Chicago, menunjukkan bahwa sembilan puluh persen dari anak laki-laki remaja yang nakal membaca di bawah tingkat kelas tiga sekolah dasar. Dia berkeyakinan bahwa kenakalan remaja adalah teriakan untuk mendapat harga diri. Murid yang tidak bisa membaca punya kesulitan mempercayai diri sendiri.

Pada tahun 1971, Dr. Blair mengambil alih sebagai Kepala Sekolah Dasar George Maniere di Chicago, sekolah tempat anak-anak usia menjelang remaja berjudi di lorong-lorong, minum anggur di kamar kecil, dan melemparkan kursi menembus jendela kaca. Pada waktu dia mengambil alih sekolah hanya tiga orang murid dari daftar delapan ratus orang yang mampu membaca pada tingkat yang sesuai dengan kelasnya. Setelah tiga tahun bersama Dr. Blair, lima puluh persen dari siswa Maniere mampu membaca pada tingkat yang sesuai dengan kelasnya atau lebih tinggi.

Falsafahnya dinyatakan dengan tanda pada meja tulisnya: "Kalau Tuhan mengijinkan sikap serba memperbolehkan, Dia pasti memberi kita Sepuluh Saran." Dr. Blair adalah perpaduan antara seorang mandor dan seorang ibu yang penuh pengertian. Anak-anak yang tangguh menghormatinya dan anak-anak kecil menyukai pelukannya yang hangat. Cara pendekatan ini membuahkan hasil.

Apakah Anda cukup mencintai untuk melakukan yang terbaik bagi mereka yang Anda sayangi? Kalau Anda selalu memeluk tanpa mengkompromikan benar dan salah, maka mereka yang Anda cintai akan menghormati Anda dan secara pribadi mendapat keuntungan.

SIKAP SERBA MEMPERBOLEHKAN HANYALAH MENGABAIKAN TUGAS.

Baca selengkapnya.....

Penghargaan



Anggota Kongres Tennessee Ed Jones menceritakan tentang wanita dari kota yang tidak menghargai waktu yang dia lewatkan untuk komite pertanian. "Peduli apa kita dengan pertanian?" wanita ini meradang. "Kita mendapat bahan makanan kita dari toko swalayan!"

Komentar seperti itu tidak akan masuk akal bagi orang yang mengatakannya kalau dia tidak begitu dipengaruhi oleh keresahannya sendiri. Tetapi sekali lagi, kita semua melihat masalah kita sebagai hal yang lebih penting daripada masalah orang lain.

Kita tergantung pada orang lain. Pikirkanlah telur yang Anda nikmati untuk sarapan. Sebuah toko menjualnya, sebuah truk mengantarkannya, seorang petani mengepaknya, dan seekor ayam mengeluarkannya. Sepanjang prosesnya banyak banyak orang yang terlibat. Gandum yang diberikan kepada ayam sebagai makanannya ditanam oleh petani lain yang membeli alat-alat pertanian dari pabrik yang mempekerjakan berpuluh-puluh karyawan. Truk yang mengantarkan telur diberi bahan bakar bensin yang diolah dan dikirimkan oleh pekerja lainnya lagi. Pekerjaan melacak pohon ketergantungan ini bisa tidak ada habis-habisnya, tetapi saya pikir Anda sudah mendapatkan gagasannya.

Kita berutang budi kepada banyak orang. Orangtua kita, guru kita, kawan-kawan kita, teman hidup kita--dan daftar ini masih bisa diteruskan. Tidak ada seorang pun dari kita yang hidup sendirian dan terpisah. Sementara keajaiban zaman kita berlipat ganda, pengaruh setiap orang meluas, tetapi demikian pula ketergantungannya. Pikirkan saja bahan makanan Anda.

PENGHARGAAN TERHADAP APA YANG KITA MILIKI PALING TIDAK MERUPAKAN SEPARUH CARA HIDUP YANG SESUNGGUHNYA.

Baca selengkapnya.....

Pelajaran Tentang Memetik Buah

Wednesday, September 16, 2009




Bisnis menanam kebun buah tidak dimulai dengan mengadakan sebuah konfrensi kebun buah. Sekali lagi, tidak perlu. Itu dimulai dengan memperoleh benih dan memberi setiap benih itu kondisi yang baik agar dapat menyusun potensinya dan tumbuh menjadi pohon yang tumbuh penuh. Ketika seseorang telah melakukan hal ini, dengan benih yang tak terhitung, baru kemudian seseorang dapat berharap memperoleh kebun buah yang baik.

Dalam konteks demikian, seluruh bangsa sama halnya seperti sebuah kebun buah. Bangunlah diri Anda maka Anda membangun bangsa itu! Jika potensi yang terpendam dibangun, mendapat pendidikan, pengetahuan dan lingkungan yang baik dalam tingkat individu atau sangat dini dalam seluruh proses, seperti sebuah pohon muda, ia harus ditanam yang dipersiapkan dengan baik dan diberi pupuk yang sesuai jenis dan takarannya, air, sinar matahari dan lain sebagainya. Jika orang ditunjukkan dengan baik ketika mereka masih muda oleh orang yang penuh kasih sayang dengan sikap yang baik, niscaya mereka akan membangun kesadaran yang sehat tentang komitmen mereka terhadap masyarakat sebagaimana seharusnya. Itu artinya mereka akan menjadi bagian seluruh bangsa.

Jika orang yang masih muda diarahkan menjadi manusia sejati, mereka harus mempunyai perasaaan yang terlatih untuk mencapai tujuan-tujuan positif. Mereka harus senantiasa menjaga perjuangan yang damai dan baik. Sehingga mereka akan menjadi orang yang hanya akan membuat keselarasan dan menghindari pertentangan, orang yang hanya menyelesaikan dan bukan membuat masalah bagi teman mereka.

Walaupun kita harus menerima kenyataan bahwa ini adalah dunia kompetisi, tak ada yang akan menghalangi kita dari usaha kerja bekerja sama dan mendorong kerjasama dengan orang lain. Jika kita bahu membahu dengan teman kita dalam menghadapi permusuhan yang menyakitkan, tak ada halangan yang tak dapat kita atasi, tak ada resiko yang tak dapat kita hadapi. Tetapi jika kita tidak melihat bahwa gagasan-gagasan tersebut dikampanyekan dan diterima di antara masyarakat dalam waktu tertentu, kita tidak dapat berharap untuk mendengar orang yang mau bekerja sama. Tak perduli betapa bagusnya benih pohon buah di kebun kita, jika tak dirawat terus-menerus dengan baik, pohon itu tidak akan berbunga dan berbuah.

Baca selengkapnya.....

Menanam Pohon Bangsa




Mantan Presiden Amerika, John F. Kennedy, merujuk pada Lyautey, suatu kali dia mengingatkan, "Aku pernah meminta tukang kebunku menanam sebuah pohon. Tukan kebun menjelaskan bahwa pohon itu lambat tumbuh dan tidak akan matang sampai seratus tahun." Aku lalu menjawab, "Oleh karena itu tidak ada waktu untuk dibuang, tanam nanti sore............".

Pertumbuhan dan perkembangan sebuah negara bagaikan sebuah hubungan yang panjang, dan pasti ada pengorbanan yang luar biasa pada tingkat individu dan nasional sebelum akhirnya menjadi berbunga dan mendapat posisi terhormat dan mulia dalam hubungan pergaulan dunia. Tetapi bagi kita yang tak kuasa menunggu kematangan kebijakan nasional dalam seratus tahun, jawabannya hanyalah: "Oleh karena itu, kita tidak dapat membuat mesti satu menit waktu. Kita harus menanam 'pohon kita menit ini juga'.

Jika untuk mengambil pohon yang besar dan tinggi harus menunggu seratus tahun, siapa pun yang ingin mempunyai pohon tersebut tak punya pilihan selain menanamnya pada waktu itu. Jika untuk memiliki pohon itu, orang hanya berhamburan turun ke jalan-jalan dan mengacungkan kampanye atas nama pohon, atau berkumpul di beberapa tempat terbuka, atau berjalan lewat jalan-jalan sambil meneriakkan slogan tentang itu, mereka tidak akan memiliki satu pohon pun, apalagi sebuah kebun buah sendiri.

Demikian pula, Anda tidak bisa memiliki sebuah rumah dengan pidato yang indah tentang kebutuhan akan rumah. Akan sangat bodoh melakukan hal tersebut. Begitu juga sebuah negara tidak dapat memperkokoh dirinya sendiri dengan kerja hanya dalam bidang politik. Dalam dunia puisi yang ajaib, revolusi dapat diperoleh sebagai hasil sebuah permainan kata-kata. Seorang pemimpin rakyat dapat membuat pidato yang membangkitkan dan menarik kumpulan orang yang banyak. Tetapi hasil nyata hanya bisa di capai dengan perencanaan yang panjang, berkelanjutan dan usaha yang penuh dedikasi.

Perlu dikatakan, bahwa dua kebaikan besar yang tak bisa dihindari dalam perjuangan adalah sabar dan teguh. Ya, dan bahwa cita-cita/keinginan tidak akan terwujud cuma dengan kata-kata, melainkan usaha keras dengan perbuatan nyata.

Baca selengkapnya.....

Bahaya Pengangguran




Kalifah kedua Umar Ibn Khattab seringkali menunjukkan rasa kecewanya kepada orang yang dia sukai. Yaitu, usai beliau lebih jauh mengenal orang yang disukainya, dan beliau mengetahui bahwa mereka menganggur. "Tahu dia tidak bekerja, maka dia telah menunjukkan kepadaku, bahwa dia tidak berharga. Dia telah merendahkan dirinya sendiri di mataku," katanya.

Dari arah manapun Anda melihat pengangguran, tidak ada kata yang tepat untuk mengatakan kenyataan itu kecuali sebagai kejahatan besar, yang menyebabkan seseorang menyia-nyiakan bakat terbaiknya dan membiarkan seseorang tidak mampu menghadapi kehidupan. Seorang pelajar yang sangat malas belajar tidak akan pernah dapat berharap untuk memperoleh pengetahuan atau kemampuannya terasah dengan baik, dan kegagalan dalam ujian akan membiarkannya tanpa 'ijazah' yang merupakan 'mantra pembuka' untuk pekerjaan yang layak.

Tanpa latar belakang pekerjaan yang baik, seseorang akan menemukan dirinya berada dalam kekosongan, berjalan kesana kemari tanpa arah. Bahkan orang yang telah membekali dirinya dengan berbagai kualitas, tidak bisa segera mendapat kehormatan. Ketika masa studi telah berakhir, bekerja keras secara konsisten adalah hal yang sangat penting. Banyak memang yang membuat alasan bahwa dia sedang menunggu pekerjaan yang tepat sesuai tingkat pendidikan dan profesinya. Tetapi, orang tidak bisa menunggu selamanya karena hanya membuang waktu saja.

Kadang tanpa sadar orang jatuh ke jalan pengangguran karena tidak ada tekanan ekonomi dalam kehidupannya. Mereka yang mendapat warisan, mempunyai harta atau modal yang memberinya keuntungan adalah orang yang mudah untuk menjadi pengangguran. Tetapi hal ini tidak ada artinya bagi seorang manusia. Siapa yang membiarkan racun pengangguran merangkak pada sistem (kehidupan) nya bisa sama baiknya dengan mati saja.

Seseorang harus memilih suatu pekerjaan tetap yang memberinya pemasukan yang layak dan menjaga kesehatan mentalnya, sehingga dia tidak menjadi beban orang lain, baik dalam keuangan dan perasaan. Atau jika secara keuangan seseorang telah mandiri, dia sebaiknya mengarahkan perhatiannya kepada hal yang lebih tinggi, meraih penghargaan, melayani yang patut dan menjaga dirinya selalu berguna sepanjang hari. Seseorang yang tidak punya komitmen, hanya hidup dipinggir keberadaan, sesungguhnya dia berada di luar kenyataan dan akan segera tergelincir ke dalam suatu keburukan. Tidak ada keunggulan nyata yang bisa ditemukan di antara rentang kekosongan.

Orangtua bilang, "Setan menemukan pekerjaan pada tangan-tangan yang menganggur." Camkan!

Baca selengkapnya.....

Pemuda

Tuesday, September 15, 2009




Apakah ini kedengaran seperti pernyataan yang tidak asing lagi: "Anak-anak tidak lagi mematuhi orangtuanya dan mereka melahap makanannya!" Kedengarannya serius, bukan? Ada orang-orang pada zaman sekarang yang punya pandangan sangat negatif terhadap para pemuda kita. Tetapi sebelum kita meneruskan lebih lanjut baiklah akan saya katakan bahwa pernyataan itu ditulis lebih dari empat ratus tahun yang lalu di suatu tempat di Lembah Sungai Nil.

Sejak awal, selalu ada orang yang berpikir bahwa generasinya paling buruk atau paling jahat sepanjang masa. Dan ada orang pada zaman sekarang yang berkeyakinan bahwa sebagai bangsa kita tidak punya masa depan. Saya mengakui bahwa ada suatu masa di tahun enam puluhan dan awal tahun tujuh puluhan ketika saya menderita sedikit kasus "pembusukan pemikiran". Saya mulai bertanya-tanya dalam hati apakah kita tidak kehilangan pegangan dan sedang terus merosot ke bawah.

Untunglah, bandul sekarang sedang membuat ayunan kembali ke cara pendekatan terhadap kehidupan yang lebih waras dan lebih kokoh. Setelah orangtua mulai mengajarkan rasa hormat dan disiplin, dengan banyak cinta yang dimasukkan ke dalamnya, para pemuda kita akan benar-benar dipersiapkan untuk karir yang produktif. Saya yakin para pemuda zaman sekarang pintar dan cerdas serta layak mendapatkan keuntungan diberi pelajaran disiplin dan tanggung jawab. Itulah satu-satunya cara mereka bisa tumbuh dan siap menerima kendali bisnis dan pemerintahan sehingga mereka bisa meninggalkan masa depan yang cemerlang untuk generasi yang menyusul.

PEMUDA BANGSA ADALAH PENANGGUNG JAWAB GENERASI MENDATANG. (BENJAMIN DISRAELI)


Baca selengkapnya.....

Kebaikan Hati Dr. Phillipe Pinel




Kebaikan hati dan belas kasihan menyelamatkan jiwa Dr. Pinel. Begini ceritanya.

Kejadiannya pada abad kedelapan belas di Paris. Seorang pria bernama Chevigne sedang menuju penjara, walaupun dia tidak melakukan kejahatan. Hanya beberapa minggu sebelumnya, pikirannya mengalami kerusakan; sekarang dia diejek oleh orang banyak yang menyaksikan perjalannnya yang menyedihkan. Kereta penjara melewati jendela apartemen tempat seorang dokter bernama Phillipe Pinel melihatnya. Dr. Pinel sangat kasihan melihat keputusasaan di mata Chevigne.

Bertahun-tahun kemudian, Pinel menerima rasa terimakasih yang tidak pernah padam dari para penderita sakit jiwa setelah dia menjadi pelopor dalam perawatan yang manusiawi bagi mereka yang menderita penyakit tersebut. Akhirnya, dia pergi ke rumah sakit ke tempat Chevigne dibawa. Ketika Dr.Pinel menemukan Chevigne dalam kurungan bawah tanah, dia memerintahkan agar orang itu dibebaskan.

Selama bertahun-tahun protes dari kalangan medis timbul terhadap cara perawatan baru Dr. Pinel. Pada suatu kesempatan Dr. Pinel benar-benar diserbu orang banyak. Dari tengah orang banyak keluar seorang laki-laki yang membawa Pinel ke tempat yang aman. Dokter yang merasa berterima kasih menyatakan, "Saya berhutang nyawa kepada Anda." Laki-laki itu tertawa sambil menjawab. "Dua tahun yang lalu saya dirantai dalam kurungan bawah tanah. Anda membebaskan saya. Nama saya Chevigne." Itu seperti roti yang dilemparkan ke air bukan, bukan?

Kalau Anda melakukan sesuatu bagi seseorang yang tidak seketika bisa membalas budi, itu benar-benar perbuatan kasih sayang. Kalau Anda mau melakukan apa yang Anda ketahui benar, dalam sikap penuh kasih sayang, hal-hal yang baik akan terjadi terhadap Anda!

KEBAIKAN HATI BERISI PERBUATAN MENCINTAI ORANG LAIN MELEBIHI APA YANG LAYAK DI TERIMANYA.

Baca selengkapnya.....

Disiplin Anak




Oranguta yang tidak mendisiplinkan anaknya mungkin berbuat begitu karena citra diri yang buruk. Dalam keluarga, citra diri buruk kerap kali dimanifestasikan dengan keengganan untuk mendisiplinkan anak. Orangtua menyembunyikan hal ini di balik topeng serba memperbolehkan. "Saya sangat mencintainya sehingga saya tidak bisa mencegahnya memiliki apa pun."

Sesungguhnya, oranguta sering merasa takut menyebabkan anak menarik diri atau menahan cintanya. Kebenaran yang patut disayangkan adalah bahwa hal ini sering menyebabkan orangtua kehilangan pengendalian dan bahkan kehilangan rasa hormat dan cinta. Anak kehilangan kepercayaan kepada orangtua dan rasa aman yang menyertai kesadaran tentang siapa yang memimpin. Segera citra diri anak juga rusak, dengan akibat yang luas.

Ini langkah pertama dalam kehilangan rasa hormat kepada wewenang yang akhirnya menyebabkan pemberontakan terhadap wewenang. Yang merupakan tragedi adalah bahwa banyak masalah bisa dihindari kalau orangtua dan guru tahu bagaimana cara mengenali tanda-tanda citra diri buruk. Tindakan anak jelas sekali mengatakan "perhatikan saya," "cintailah saya", "saya ingin kau memperdulikan apa yang saya lakukan!".

Para orangtua dan guru, kalau Anda mendisiplinkan anak itu, Anda mengatakan kepada si anak bahwa Anda sangat memperhatikan apa yang dia lakukan sehingga Anda memberlakukan pengaruh untuk mengarahkan apa yang dilakukannya.

ORANGTUA YANG MENYAYANGI ANAKNYA MELAKUKAN APA YANG PERLU DILAKUKAN, BUKAN APA YANG DIINGINKAN ANAK UNTUK DILAKUKAN.


Baca selengkapnya.....

Hukum Alam Harry Emerson Fosdick

Monday, September 14, 2009




Harry Emerson Fosdick, telah menjelaskan sebuah kenyataan penting sebagai berikut:
"Tak ada uap atau gas yang bisa menggerakkan sesuatu, sampai dia diarahakan. Tidak ada minyak yang menghidupkan cahaya dan kekuatan, sampai ia diarahkan. Tak ada hidup berkembang sampai ia difokuskan, didermakan dan diatur." (Living Under Tension,oleh Harry Emerson Fosdick).

Ini hanyalah satu hukum alam yang berlaku poada benda hidup dan benda mati. Ada harga yang harus dibayar untuk setiap tujuan hidup, tanpa membayarnya tak ada yang dapat di raih.

Di dunia ini, orang harus merangkak sebelum bisa bangkit. Orang harus menerima kekalahan sebelum mampu memenangkan. Orang harus mundur sebelum bisa maju. Orang harus menerima kekalahan sebelum bisa memperoleh kemenangan.

Dunia tempat hidup manusia, diciptakan oleh Allah, bukan oleh manusia sendiri. Ini memang tampak sederhana, tapi inilah yang sering dilupakan oleh manusia dalam kehidupannya sehari-haru. Karena kita hidup di dunia Allah, kita tak punya pilihan, selain memahami dan mengikuti hukum-hukum-Nya. Tak ada jalan bagi kita untuk diri kita sendiri di dunia.

Mereka yang ingin maju dan berhasil dalam hidup, tanpa melalui tahapan-tahapan yang perlu, harus membangun dunia lain untuk mereka sendiri, dunia yang sesuai dengan kemauan mereka sendiri. Sebab, di dunia ciptaan Allah SWT. mimpi-mimpi mereka tak akan pernah menjadi kenyataan.




Baca selengkapnya.....

Menerima Kegagalan: Abraham Lincoln Free Inspiration



Pada tahun 1831, seorang warga Amerika masuk dalam dunia bisnis. Tahun 1832, bisnisnya gagal, sehingga dia masuk ke dunia politik. Di dunia politik, ia tak juga mendapatkan keberhasilan. Pada tahun 1834, ia kembali lagi ke dunia bisnis dan gagal lagi.

Tahun 1841, dia terkena penyakit syaraf. Begitu sembuh dia masuk lagi ke dunia politik, dengan harapan partainya akan memilihnya sebagai calon anggota kongres. Namun harapannya sirna, ketika namanya tidak muncul dalam daftar para calon. Kesempatan pertama masuk senat adalah tahun 1844, tetapi dia kalah dalam pemilihan. Tahun 1858 sekali lagi dia ikut dalampemilihan kongres, dan kali ini juga gagal.

Nama orang yang berulang-ulang gagal ini adalah Abraham Lincoln (1809-1865). Betapa bear pengabdiannya kepada negara, sehingga sekarang ia dikenal sebagai arsitek Amerika modern.

Bagaimanakah Abraham Lincoln merencanakan untuk mendapatkan reputasi besar, dalam politik Amerika dan sejarah nasional? Bagaimanakah cara dia meraih posisi tinggi itu? Menurut Dr. Norman Vincent Peale, rahasia dibalik keberhasilan Abraham Lincoln adalah "dia tahu bagaimana menerima kegagalan".

Rahasia besar kehidupan adalah realistis. Tidak ada bentuk sikap realistis yang lebih besar daripada menerima kekalahan. Yaitu mengakui kenyataan bahwa ada orang yang di depan mereka, dan ada pula yang dibelakang. Dengan lain kata, mengetahui di posisi manakah kita hidup sekarang ini. Ketika orang menerima kegagalan, dia segera berada di posisi star kehidupan yang baru. Seperti halnya suatu perjalanan, ia hanya bisa dimulai dari posisi dimana orang itu berada sekarang ini. Bukan dari titik yang belum di capai.

Baca selengkapnya.....

Bukan Penjual Pulau; Tetapi Penjual Matahari Dari Dieng

Saturday, September 12, 2009




Pemandangan matahari terbit dari sebuah bukit tertinggi di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, sungguh menakjubkan. Dari cekungan Dieng, yang dikitari bukit-bukit, gunung-gunung seperti Sindoro, Sumbing, lalu di agak kejauhan Merapi, Merbabu, Ungaran, langit yang di ambang memerah memperjelas bentuk bumi yang bulat seperti bola. Bandingan pemandangan ini barangkali bisa Anda temui di planetarium, atau juga lewat film seperti Close Encounter serta film-film tiga dimensi mengenai alam semesta. Dieng menyajikan fantasi semesta itu secara lebih real, alami, dengan hawa dingin pagi hari yang menyengat kulit, menusuk sampai ke tulang.

Sebagai daerah wisata, dataran tinggi Dieng atau Dieng Plateau yang terletak sekitar 55 km timur laut kota Banjarnegara bagi turis asing barangkali tujuan wisata kedua di Jawa Tengah setelah Borobudur. Betapa pun, tak terlalu banyak wisatawan asing yang memilih bermalam di Dieng. Mungkin itu disebabkan fasilitas yang terbilang minim, misalnya penginapan. Di Dieng hanya ada beberapa losmen, dengan masing-masing losmen menyediakan sekitar 10 kamar.

Hanya mereka yang gemar sedikit petualangan bersedia tinggal di Dieng. Dan semenjak kawasan Dieng yang terletak lebih dari 2000 meter di atas permukaan laut ini membentang luas, dengan jalan berkelok di antara bukit-bukit, ladang-ladang sayur-mayur seperti kentang, wortel, carica, untuk mudahnya memang diperlukan pemandu di situ. Di antara sebagian besar penduduk Dieng yang umumnya memilih jadi petani, untuk urusan para turis petualang ada nama yang tak asing di Dieng, yaitu Han--begitu ia biasa di panggil.

Han--masih tergolong belia (20 tahun)--bisa menjadi contoh sebuah pribadi yang mencoba mencari hidup di tengah dunia pariwisata. Selebihnya, ia seorang remaja gunung yang bekerja keras, sementara remaja seusianya di kota-kota besar barangkali masih disuapi mama, tawuran, atau membuat panik orangtua karena obat terlarang.

KREATIF
Di buku di mana para turis yang yang menginap di Dieng Plateau Home Stay menuliskan kesannya, kebanyakan kesan yang dicoretkan adalah tentang matahari terbit atau sunrise dan Han. Tulisan itu dari berbagai macam bahasa, Inggris, Belanda, Jerman, Perancis, dan lain-lain.

"Buku ini sebenarnya diberi seorang turis. Dia bilang, supaya tamu-tamu menulis kesannya di sini, dan saya tidak boleh menghilangkan buku ini," kata Han.

Nama lengkapnya adalah Subhan Sofwan, keluaran sekolah menengah. Subhan yang berasal dari Wonosobo (26 km di bawah dataran tinggi Dieng) mengaku pertama kali datang ke Dieng sekitar dua tahun lalu (1994), karena tertarik dengan para turis asing. Ia ingin kenal, ingin dekat, sambil mempraktekkan kemampuan berbahasa Inggris.

Begitulah setiap saat ia bergentayangan di Dieng, sebelum akhirnya ia ditampung di penginapan dan restoran Dieng Plateau Home Stay, milik pemuda bernama Cholik.

"Saya di sini bantu-bantu apa saja, memasak, melayani tamu, dan saya mendapat makanan dan tempat tidur," cerita Subhan.

Subhan cukup kreatif. Ia bercerita pernah tinggal di Jakarta beberapa bulan dan menjalani pekerjaan, di antaranya di sebuah restoran fast food. Dari situ ia belajar mengenai masakan. Kembali ke daerahnya di Wonosobo, kemudian ke Dieng. Ia menerapkan kemampuannya memasak itu dengan menu-menu seperti nasi goreng, kentang goreng, omelet dan lain-lain.

"Menu ini saya yang membuat," kata Subhan sambil menunjukkan daftar menu yang dibikinnya, ditulis dalam bahsa Inggris seperti french fries, mushroom omelet, pancake, dan lain-lain.

MENJUAL MATAHARI
"Proyek" Subhan yang paling berhasil adalah "paket wisata" melihat matahari terbit. Itu berawal dari pergaulannya tiap saat dengan para turis asing, membikinkan makanan untuk mereka, Subhan mengantar mereka menjelajahi kawasan dataran tinggi itu. Lama kelamaan terpikirlah dia untuk membisniskan kegiatannya.

"Saya di beri uang, lalu saya pikir saya bisa mencari uang dengan kegiatan ini," katanya.

Ia membuat pengumuman di penginapan Dieng Plateau Home Stay: "Dieng Plateau Tour. The tour begins at 4 AM and last about 5 hours. A beautiful sunrise with view of Mt. Sindoro, Sumbing, Merbabu, Merapi, Ungaran..........(Wisata Dieng. Mulai pukul empat pagi dan akan berlangsung selama sekitar lima jam. Keelokan matahari terbit, dengan pemandangan Gunung Sindoro, Sumbing, ........dan seterusnya).

Paket wisata Subhan memang dimulai sangat pagi, ketika Dieng masih berembun. Pada bulan sekitar Agustus-September--masa paling dingin di Dieng--embun-embun di dedaunan berubah menjadi butiran-butiran es.

Pukul 03.00 pagi Subhan bangun, menyiapkan diri dan menyiapkan minum untuk para tamunya. Menjelang pukul 04.00, ia ketuk pintu-pintu kamar, membangunkan para tamu. Siaplah tur jalan kaki mendaki bukit-bukit untuk melihat matahari terbit.

Bersambung................................






Baca selengkapnya.....

Rahasia Kesuksesan Orang Jepang




Pada bulan Agustus 1945, Amerika menjatuhkan dua bom atom kepada Jepang yang telah membuat dua kota besarnya, Hiroshima dan Nagasaki, menuju kehancuran. Cukup aneh, orang Jepang tampak tak perduli untuk mendendam kepada orang-orang Amerika. Karena bagi mereka, hal itu hanyalah reaksi terhadap kejahatan Jepang di arena peperangan. Oleh karena itu, tanggungjawab perlu di bagi dengan orang lain. Sikap realistis sebagai bagian dari orang Jepang memperlihatkan, bahwa mereka melewati semua jenis rintangan yang membawa mereka menuju kemajuan yang sangat tinggi di masa modern.

Dua kota industri besar, Hiroshima dan Nagasaki menjadi wilayah yang sangat luas dalam hitungan menit. Termasuk setiap jenis kehidupan dalam radius 10 mil--manusia, hewan dan tumbuhan--telah terbakar habis. Satu setengah juta orang mati di tempat itu, sepuluh ribu di antaranya sirna. Meski demikian, kota-kota tersebut sekarang telah di bangun kembali dengan jalan-jalan luas, rumah-rumah besar, taman dan kebun yang semuanya tampak modern. Hanya ada satu bangunan yang dibiarkan seperti semula, dengan maksud untuk mengingatkan orang, akan hukuman kejam dan merata yang menimpa orang Jepang selama Perang Dunia II.

Ketika kita mengunjungi Jepang, kita akan tahu, bahkan heran bahwa orang Jepang tidak mengeksploitasi peristiwa Hiroshima dan Nagasaki untuk mendiskreditkan Amerika. Sebaliknya ada negara lain yang mengeksploitasi kejadian-kejadian itu untuk kepentingannya. Ketika kita bertanya tentang sikap ini, seorang Jepang menjawab dengan nada rendah yang mengherankan: "Kita menyerang mereka duluan, di Pearl Harbour. Kami membunuh mereka dalam jumlah banyak. Mereka telah memperingatkan kami, tentang apa yang akan mereka lakukan. Tetapi, kami berpikir bahwa mereka hanya menggertak. Mereka menyerang kami secara adil dan impas. Kami dulu membiarkan dan sekarang kami berteman."

Sebuah monumen didirikan untuk memperingati kematian korban dalam tragedi yang dahsyat itu. Dalam musium ditampilkan gambar-gambar yang melukiskan kematian dan kerusakan dalam skala luas. Orang Jepang mengunjungi Hiroshima setiap tahun, untuk menyaksikan keluarbiasaan ini. Dalam pembicaraan dengan orang Jepang, seseorang dapat merasakan perasaan-perasaan tersembunyi, berupa kebencian terhadap orang Amerika. Tapi mereka tidak membiarkan hal itu menguasai kehidupan mereka.

Dengan kebaikan perangai itu, mereka mencapai peningkatan berupa kemajuan dalam waktu singkat. Mereka tidak punya sumber minyak maupun kekayaan mineral. Hampir seluruh bahan mentah mereka impor. Melihat semua kekurangan ini, sungguh sangat mengagumkan, manakala mereka telah mendominasi pasar dunia. Sebab utama hal itulah adalah kualitas produk mereka yang unggul.

Jika bertanya tentang profesi hukum di negeri Jepang, kita akan mendapati bahwa profesi ini bukan bisnis yang berkembang di Jepang. Alasannya, bahwa orang Jepang lebih suka membahas masalah mereka sendiri dari pada membawanya ke pengadilan. Kemauan untuk saling mengakui kesalahan antar pihak merupakan cara paling pasti, untuk membawa permasalahan menuju penyelesasian. Itu hanya mungkin, bila tiap pihak tidak menimpakan seluruh kesalahan pada pihak lain, yang justru mengakibatkan pertengkaran menjadi lebih buruk. Sementara kerelaan mengakui kesalahan, melembutkan pihak lain. Hasilnya, perselisihan akan hilang dengan sendirinya.

Sikap netralitas demikian sangatlah menguntungkan orang Jepang dalam banyak hal. Sebagai contoh, hal itu menjadikan mereka saling memberikan kepercayaan mereka kepada pihak lain. Jadi, mereka menghemat waktu dan uang, yang tidak jadi mereka belanjakan untuk dokumen hukum yang sangat panjang, dan tak begitu perlu. Ada lima puluh ribu pengacara di Amerika, sementara hanya ada sebelas ribu pengacara di Jepang. Ahli-ahli hukum seperti itu tidak begitu dibutuhkan. Mayoritas lembaga perdagangan membuat perjanjian dalam kesepakatan lisan. Awalnya, hal itu hanya dilakukan di antara orang Jepang. Namun sekrang, investor asing juga telah mulai mengambil sisi positif cara ini. Meninggalkan macam-macam kewajiban hukum yang tidak perlu, bisa mempercepat pekerjaan.

Intinya, pandangan tersebut memberikan kebangkitan untuk bersatu. Tak dapat dipungkiri, bahwa itulah kekuatan terbesar yang memberikan sumbangan bagi keberhasilan suatu bangsa. Menurut kata-kata seorang ahli tentang hubungan orang Jepang, bahwa rahasia keberhasilan mereka terletak pada "tidak pernah bertengkar di antara mereka sendiri, selalu melakukan sesuatu bersama-sama."


Baca selengkapnya.....

Dorongan Semangat.....

Friday, September 11, 2009




Dapatkah teriakan dan seruan mencetak gol atau menghasilkan lemparan bebas? Merupakan kenyataan yang sudah di akui bahwa lapangan di kandang sendiri memberikan kepada tim olahraga yang bertanding keuntungan yang pasti. Cheerleader dan khalayak ramai mungkin bahkan tidak tahu perbedaan antara "first down" dan "touchdown" dalam permainan rugby, tetapi mereka tahu kalau pemain yang mereka jagokan melakukan sesuatu yang baik. Mereka bisa diandalkan untuk berseru-seru dan menghentakkan kaki guna memberikan dorongan semangat kepada tim mereka. Pelatih dan pemain berulangkali mengatakan bahwa dukungan penggemar lokal yang membangkitkan semangat mereka, memberi mereka dorongan, dan menyoraki mereka merupakan keuntungan beberapa poin bagi tim tuan rumah.

Sangat disayangkan bahwa kita tidak menyadari--dan menganggap penting--faktor dorongan semangat dalam kehidupan kita sehari-hari. Suami dan istri seharusnya saling membangkitkan semangat dan mendorong lainnya, orangtua memberikan dorongan semangat dan sorakan untuk anak-anak mereka, dan anak-anak sebaliknya juga harus mengelu-elukan orangtua mereka. Demikian pula antara karyawan dan majikan.

Cara pendekatan ini akan berhasil untuk bisnis yang lebih produktif, yang berarti uang yang lebih banyak bagi setiap orang dan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan. Pesannya sudah jelas dan sederhana. Kalau kita semua menyoraki dan mendorong semangat teman-teman, kerabat, dan rekan kerja, dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik untuk hidup dan bekerja!

DI MANA SAJA ADA MANUSIA ADA KESEMPATAN UNTUK KEBAIKAN HATI.




Baca selengkapnya.....

Mengesankan Orang Lain




Seorang wanita yang menarik diajak makan malam oleh William Gladstone, negarawan Inggris yang terkemuka. Pada sore hari berikutnya wanita ini menghadiri jamuan makan malam tempat dia duduk di sebelah Benjamin Disraeli, lawan politik si negarawan yang sama-sama terkemuka.

Kemudian, ketika seseorang menanyakan pendapat wanita ini tentang kedua negarawan, dia menjawab, "Setelah duduk bersama Pak Gladstone saya yakin bahwa dia orang yang paling pintar di Inggris. Tetapi setelah duduk di sisi Pak Disraeli, saya berpikir saya wanita yang paling pintar di Inggris!"

Contoh ini mengusik pikiran karena banyak akal sehat dan kebenaran di dalamnya. Kalau Anda ingin membujuk orang lain dan menarik mereka ke cara berpikir Anda, cara yang paling baik untuk melakukannya adalah bicara tentang hal-hal yang menarik perhatian mereka. Beri mereka perasaan, bahwa mereka memiliki potensi dan kemampuan.

Kalau Anda tulus, orang lain akan menarik kesimpulan bahwa Anda orang yang baik.

MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI DENGAN BANYAK HAL BISA BERBUAT SEDIKIT, TETAPI CINTA BISA BERBUAT LEBIH BANYAK.



Baca selengkapnya.....

Menolong Orang Lain : Ten Sing Free Inspiration




Ketika Sir Edmund Hillary dan penunjuk jalan pribuminya, Ten Sing, berhasil melakukan pendakian Gunung Everest yang bersejarah, Sir Edmund menjadi orang pertama dalam sejarah yang mencapai puncak. Ketika turun dari gunung, Sir Edmund terpeleset, tetapi Ten Sing memegang tali erat-erat dan mencegah mereka berdua jatuh dengan menancapakan kapaknya ke dalam es.

Ten Sing menolak penghargaan istimewa apapun karena penyelamatan jiwa Hillary. Dia menganggap hal itu sebagai bagian rutin pekerjaannya dan menyatakannya dengan sederhana tetapi dengan fasih ketika dia berkata. "Pendaki gunung selalu saling menolong."

Sungguh sebuah falsafah yang menakjubkan! Sayang sekali falsafah ini tidak diambil oleh setiap orang. Akan jauh lebih baik keadaan kita seandainya kita mengambilnya. Mungkin tidak setiap orang akan mengambil standar ini, tetapi karena Anda baru saja membaca pesan ini, Anda bisa mengambilnya. Itu berarti bahwa keadaan Anda akan lebih baik dan demikian pula orang-orang yang Anda pengaruhi. Kalau saja cukup banyak orang yang mendengar falsafah yang sehat ini dan menyebarluaskan kata-katanya, keadaan kita akan menjadi lebih baik dimana pun juga.

TUGAS MEMBUAT KITA MELAKUKAN SEGALA HAL DENGAN BAIK, TETAPI CINTA MEMBUAT KITA MELAKUKANNYA DENGAN INDAH.


Baca selengkapnya.....

Kemampuan.......Free Norman Vincent Peale Inspiration




Dr. Norman Vincent Peale menceritakan kisah tentang kunjungan sebuah keluarga yang miskin, dan percakapan yang menarik antara mereka. "Suaminya, Bill, menceritakan kesengsaraan mereka. Tetapi istrinya membuat percakapan yang gembira, berkata, 'Tuhan akan memberi kita jalan.'

"Saya memperhatikan bahwa si istri mengerjakan suatu benda yang berwarna cemerlang yang kelihatan seperti kantung tangan dan saya menanyakan kepadanya apa itu. 'Oh, ini hanya sempal panci yang dihias,' dia menjawab. Kemudian sebuah gagasan timbul dalam benak saya, yang dimasukkan kesana oleh Tuhan, menjawab keyakinan wanita itu. 'Mengapa Anda tidak menyuruh Bill pergi ke toko serba ada?' saya menyarankan. 'Saya pikir mereka mau membelinya. Paling tidak itu pantas dicoba.'

"Bill pergi menemui bagian pembelian dan alangkah herannya dia karena dia menerima pesanan satu gros. Hal yang sederhana itu memulai sebuah bisnis yang akhirnya mempekerjakan beberapa orang.

"Aneh,' kata Bill,'bagaimana Tuhan menjawab doa melalui cempal panci'.

Apa yang dipegang istri Bill di tangannya? Sebuah cempal panci. Dan Tuhan menggunakannya untuk mengangkat sebuah keluarga dari kemiskinan dan keputusasaan! Apa yang kau miliki di tanganmu? Itulah pertanyaan yang diajukan Tuhan kepada Musa. Musa menjawab, "Sebatang tongkat." Tuhan berkata," Aku akan menggunakan tongkat di tanganmu untuk melakukan hal-hal yang luar biasa dan membebaskan anak-anak Israel."

Apa yang kau miliki di tanganmu? Itulah pertanyaan yang diajukan Tuhan kepada Anda. Oh, saya tahu apa yang dikatakan oleh beberapa orang. "Seandainya saya punya uang sebanyak yang dimiliki Rockefeller, atau suara seperti Robert Peters, atau otak Einsten, apa yang tidak akan saya lakukan untuk Tuhan?" Jawaban untuk fantasi itu tidak boleh disepelekan! Kalau Anda tidak menggunakan apa yang Anda miliki, Anda juga tidak akan menggunakan apa yang tidak Anda miliki!

Apa yang ada di tangan Anda sekarang, yang bisa Anda gunakan sekarang juga?

JANGAN BUANG-BUANG WAKTU ANDA UNTUK MEMIKIRKAN BAHWA ANDA BISA MELAKUKAN PEKERJAAN ORANG LAIN DENGAN LEBIH BAIK DARIPADA YANG DILAKUKANNYA--GUNAKANLAH WAKTU ITU UNTUK MELAKUKAN PEKERJAAN ANDA SECARA LEBIH BAIK! (H. A. SCHENFELD)


Baca selengkapnya.....

Rasa Syukur............Free Neil Gallagher Inspiration

Thursday, September 10, 2009




Dalam sebuah artikel yang saya baca belum lama ini, teman kita Neil Gallagher, seorang pengarang terkemuka, menulis tentang rasa syukur. Marilah kita dengarkan dia.

Hari ini saya bersyukur kepada Tuhan karena:
Saya bisa melihat
-warna pelangi
-struktur kepingan salju
-sinar matahari yang keemasan
-senjakala yang merah jambu keunguan

Saya bisa mencium bau
-ikan segar
-limau yang baru dibelah
-jerami yang baru disabit
-bayi yang baru dibedaki

Saya bisa mendengar
-truk besar membunyikan klakson di jalan raya
-deringan telepon
-jazz yang panas dan blues yang lembut
-bisikan rahasia seorang cucu

Saya bisa merasakan
-pelukan teman hidup saya
-hawa dingin yang menusuk hidung dan sengatan rasa nyeri
-degupan jantung dan kejapan mata saya
-urat-urat daun

Saya bisa mencecap
-gigitan saus pedas pada lidah yang tidak curiga
-renyahnya keripik dan lembutnya yogurt
-lezatnya teh hangat

Hari ini, saya bersyukur untuk mata, hidung, telinga, sentuhan, dan lidah--jalan yang harus dilalui untuk kebaikan dunia dan cinta kasih Allah.

Hari ini, saya bersyukur untuk keluarga dan teman-teman, keyakinan dan bendera saya.

Hari ini, saya bersyukur untuk semuanya.

Hari ini, saya berkata: "Tuhan, Kau memberiku begitu banyak. Beri aku satu hal lagi--hati yang bersyukur."

Bukankah itu pemikiran yang bagus? Terimaksih, Neil, untuk kata-kata indah yang bisa dikomunikasikan begitu jelas.


Baca selengkapnya.....

Pencegahan..........................




Pernahkah Anda memperhatikan bahwa sebagian besar teman Anda menerima perilaku Anda yang baik tanpa banyak ribut-ribut atau komentar? Tetapi pada saat melakukan kesalahan seketika Anda diperingatkan, ditegur, dan kadang-kadang diperlakukan secara lebih buruk lagi.

Saya yakin, Anda telah memperhatikan hal itu tentang mereka yang ada di sekeliling Anda, tetapi pernahkah Anda berhenti untuk menyadari bahwa Anda mungkin bersalah tentang hal-hal yang sama? Mungkin Anda bersalah menerima perilaku baik kawan-kawan, teman hidup, atau anak-anak Anda sebagai hal yang sudah semestinya. Mungkin Anda belum memberikan penghargaan atas fakta bahwa anak-anak Anda mencapai prestasi yang bagus di sekolah, menyetir mobail secara bertanggungjawab dan aman, dan punya teman-teman yang merupakan warganegara muda yang mantap. Kadang-kadang kita melupakan poin-poin yang baik dan hanya menanggapi yang negatif.

Baiklah saya desak Anda untuk mencoba sedikit "mencintai sebagai pencegahan". Doronglah anak-anak Anda hari ini dengan memuji mereka untuk bidang-bidang dalam kehidupan mereka yang yang mereka jalankan dengan baik. Praktekkan tindakan mencintai secara preventif dalam keluarga Anda, dan buatlah kebiasaan untuk memuji teman-teman, sesama karyawan, dan kenalan.

Kalau Anda mau menggunakan tindakan mencintai sebagai pencegahan, Anda akan membangkitkan watak dalam diri orang lain yang akan membantu mereka menjadi pemenang, dan dengan membantu mereka menjadi pemenang, Anda pun akan menjadi pemenang!

SEBAGAIMANA KEBUN YANG DITELANTARKAN SEGERA AKAN DISERANG RUMPUT LIAR, DEMIKIAN PULA CINTA YANG DIJAGA SECARA SEMBARANGAN DENGAN CEPAT AKAN DITENGGELAMKAN OLEH PERASAAN YANG TIDAK BAIK. (ANDRE MAUROIS)




Baca selengkapnya.....

Konsentrasi...........................Free Thomas Edison Inspiration




Thomas Edison mencapai lebih banyak dalam kehidupannya dibandingkan dengan sepuluh orang tingkat rata-rata. Sumbangannya kepada masyarakat modern hampir mustahil diukur. Dia menciptakan fonograf, lokomotif listrik, mikropon, alat untuk memproduksi lembaran logam, metode untuk mendirikan bangunan beton, kotak isyarat telegraf, dan tentu saja lampu pijar.

Apa kualitas dalam diri seseorang individu yang memungkinnya bisa membuat sumbangan besar kepada masyarakat? Apakah itu kejeniusan? Apakah itu kesempatan? Apakah itu takdir?

Kita mungkin tidak akan mengetahui semua jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini, tetapi ada kita mengetahui sedikit tentang karya Thomas Edison. Dia bekerja dalam jam-jam yang panjang.Dia mempunyai kemampuan untuk berkonsentrasi, memusatkan seluruh pikiran, raga dan jiwa pada satu proyek tertentu sampai diselesaikan dengan memenuhi kepuasannya. Kemampuan untuk berkonsentrasi merupakan ramuan pokok dalam sukses Thomas Edison. Ketika dia mengerjakan sebuah proyek dia menutup mata terhadap hal-hal lainnya dan berkonsentrasi semata-mata kepada proyek tersebut. Dia mengembangkan pandangan terowongan dan tidak membiarkan apa pun yang mengalihkan perhatiannya. Kegigihannya legendaris. Dia melakukan lebih dari sepuluh ribu eksperimen sebelum memproduksi lampu pijar yang pertama.

Bagaimana tentang Anda dan proyek Anda? Apakah anda punya tujuan yang membuat Anda mengerahkan seluruh pikiran, jiwa dan raga?

KERJA BERBUAT LEBIH BANYAK DARIPADA HANYA MEMBERI KITA MATA PENCAHARIAN; KERJA MEMBERI KITA KEHIDUPAN. (HENRY FORD)


Baca selengkapnya.....

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP