Showing posts with label Ralph Waldo Emerson. Show all posts
Showing posts with label Ralph Waldo Emerson. Show all posts

Hukum Alam Harry Emerson Fosdick

Monday, September 14, 2009




Harry Emerson Fosdick, telah menjelaskan sebuah kenyataan penting sebagai berikut:
"Tak ada uap atau gas yang bisa menggerakkan sesuatu, sampai dia diarahakan. Tidak ada minyak yang menghidupkan cahaya dan kekuatan, sampai ia diarahkan. Tak ada hidup berkembang sampai ia difokuskan, didermakan dan diatur." (Living Under Tension,oleh Harry Emerson Fosdick).

Ini hanyalah satu hukum alam yang berlaku poada benda hidup dan benda mati. Ada harga yang harus dibayar untuk setiap tujuan hidup, tanpa membayarnya tak ada yang dapat di raih.

Di dunia ini, orang harus merangkak sebelum bisa bangkit. Orang harus menerima kekalahan sebelum mampu memenangkan. Orang harus mundur sebelum bisa maju. Orang harus menerima kekalahan sebelum bisa memperoleh kemenangan.

Dunia tempat hidup manusia, diciptakan oleh Allah, bukan oleh manusia sendiri. Ini memang tampak sederhana, tapi inilah yang sering dilupakan oleh manusia dalam kehidupannya sehari-haru. Karena kita hidup di dunia Allah, kita tak punya pilihan, selain memahami dan mengikuti hukum-hukum-Nya. Tak ada jalan bagi kita untuk diri kita sendiri di dunia.

Mereka yang ingin maju dan berhasil dalam hidup, tanpa melalui tahapan-tahapan yang perlu, harus membangun dunia lain untuk mereka sendiri, dunia yang sesuai dengan kemauan mereka sendiri. Sebab, di dunia ciptaan Allah SWT. mimpi-mimpi mereka tak akan pernah menjadi kenyataan.




Baca selengkapnya.....

Fokus: A Johnny Unitas Free Inspiration

Tuesday, September 08, 2009




Dia adalah salah satu dari empat anak ketika ayahnya meninggal. Ibunya meneruskan pekerjaan serabutan ayahnya mengantarkan batubara, sambil mempertahankan pekerjaannya sendiri membersih-bersihkan kantor di pusat kota Pittsburgh. Dia bertekad tetap menyatukan keluarganya. Dia meneruskan tekadnya kepada anak laki-lakinya, Johnny.

Johnny main football di Sekolah Menengah St. Justin di Pittsburgh, tetapi dia tidak berhasil masuk tim di Notre Dame. Mereka mengatakan dia terlalu kecil, maka dia main untuk tim perguruan tinggi kecil. Setelah perguruan tinggi dia diuji untuk tim Pittsburgh Steelers, tidak lama kemudian dia dikeluarkan dari tim.

Kemudian dia bekerja di perusahaan bangunan dan main football amatir dengan upah enam dolar setiap kali main. Dia tidak pernah melepaskan impiannya menjadi pemain belakang NFL. Johnny menulis surat kepada setiap tim dalam liga dengan permintaan sederhana: "Beri saya kesempatan--beri saya ujian".

Akhirnya Baltimore Colts memberinya kesempatan. Dia masuk tim dan dengan cepat menjadi pemain belakang. Dalam beberapa musim dia menjadi pemain belakang terbaik dalam liga. Tekadnya mengantarkan Colts ke kejuaraan dunia. Setelah banyak membuat rekor dia dimasukkan dalam Football Hall of Fame. Nama pemain belakang yang besar tekadnya ini adalah Johnny Unitas.

PERCAYALAH KEPADA DIRI SENDIRI, DAN APA YANG DIPIKIRKAN ORANG LAIN TIDAK LAGI PENTING. (RALPH WALDO EMERSON)




Baca selengkapnya.....

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP