Showing posts with label Manusia. Show all posts
Showing posts with label Manusia. Show all posts

Dorongan Semangat.....

Friday, September 11, 2009




Dapatkah teriakan dan seruan mencetak gol atau menghasilkan lemparan bebas? Merupakan kenyataan yang sudah di akui bahwa lapangan di kandang sendiri memberikan kepada tim olahraga yang bertanding keuntungan yang pasti. Cheerleader dan khalayak ramai mungkin bahkan tidak tahu perbedaan antara "first down" dan "touchdown" dalam permainan rugby, tetapi mereka tahu kalau pemain yang mereka jagokan melakukan sesuatu yang baik. Mereka bisa diandalkan untuk berseru-seru dan menghentakkan kaki guna memberikan dorongan semangat kepada tim mereka. Pelatih dan pemain berulangkali mengatakan bahwa dukungan penggemar lokal yang membangkitkan semangat mereka, memberi mereka dorongan, dan menyoraki mereka merupakan keuntungan beberapa poin bagi tim tuan rumah.

Sangat disayangkan bahwa kita tidak menyadari--dan menganggap penting--faktor dorongan semangat dalam kehidupan kita sehari-hari. Suami dan istri seharusnya saling membangkitkan semangat dan mendorong lainnya, orangtua memberikan dorongan semangat dan sorakan untuk anak-anak mereka, dan anak-anak sebaliknya juga harus mengelu-elukan orangtua mereka. Demikian pula antara karyawan dan majikan.

Cara pendekatan ini akan berhasil untuk bisnis yang lebih produktif, yang berarti uang yang lebih banyak bagi setiap orang dan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan. Pesannya sudah jelas dan sederhana. Kalau kita semua menyoraki dan mendorong semangat teman-teman, kerabat, dan rekan kerja, dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik untuk hidup dan bekerja!

DI MANA SAJA ADA MANUSIA ADA KESEMPATAN UNTUK KEBAIKAN HATI.




Baca selengkapnya.....

Seluruh Darah Dalam Tubuh Manusia: A Free Inspiration

Saturday, July 25, 2009



Profesor Paul Dirac, meninggal di Florida, Amerika, pada bulan Oktober 1984 dalam usia 84 tahun. Penerima hadiah Nobel dan penghargaan-penghargaan lainnya ini, dianggap sebagai ilmuwan terbesar tentang teori modern, setelah Newton dan Einstein, dalam efek fisika pada bagian terkecil atom, dan prediksi efektifnya tentang non-materi. Sebelumnya, secara eksperimental telah ditemukan, bahwa "anti-materi" dan "anti-alam" nya menjadi panutan gagasan-gagasan fisika, untuk menjelaskan ciri dan kandungan alam kontemporer, keaslian dan sejarahnya.

J.G. Crowther dalam riwayat hidupnya yang dimuat The Guardian (4 November 1984) secara tepat memberikan gelar kepada Dirac sebagai "anti-nature Prophet-Nabi anti-alam".

Penemuan pertama Dirac tentang anti-partikel pertama yang dikenal sebagai positron, mengubah dunia fisika nuklir. Kaum terpelajar, secara alami, tertarik mengetahui bagaimana dia sampai pada penemuan yang menggemparkan dunia itu. "Ketika orang menanyainya, bagaimana dia memperoleh ide yang hebat tentang alam materi sub-atom," J.G. Crowther menulis," dengan sabar dia akan menjelaskan, bahwa dia melakukan itu dengan berbaring di lantai ruang belajar, kaki diangkat ke atas, agar darah mengalir ke kepalanya."

Jawaban Dirac yang ditulis Crowther itu, mungkin tampak sebagai ejekan. Namun sebenarnya, apa yang dia katakan sangatlah benar. Loncatan intelektual yang besar, hanya dapat diselesaikan seseorang dengan membiarkan seluruh darah dalam tubuh mengalir ke kepalanya-dengan mengarahkan semua energinya kepada pengejaran intelektual yang telah dijalaninya.

Sebenarnya, sedikit orang yang mau melakukan ini. Mereka lebih cenderung mengubah usaha mereka. Kegagalan mereka, membuat usaha mereka tidak sempurna dan tidak efektif. Setiap tugas yang baik, menuntut semua kekuatan yang dapat dikumpulkan individu. Satu-satunya cara untuk berhasil dalam kerjanya, seseorang harus memberi segala sesuatu apa yang dia miliki.



Baca selengkapnya.....

About This Blog

Blog Archive

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP